Melampaui RAG Sederhana: Merancang Workflow Multi-Agent yang Dapat Mengoreksi Diri
Mengapa vector search saja tidak selalu cukup, dan bagaimana memisahkan retrieval, evaluasi, dan generasi dapat menghasilkan sistem AI yang lebih dapat diandalkan.
Daftar Isi
RAG sederhana bekerja dengan baik untuk pertanyaan langsung. Namun ketika sebuah tugas membutuhkan perbandingan angka, hubungan lintas dokumen, atau penyelesaian konflik antar-sumber, retrieval top-k mulai menunjukkan batasnya.
1. Saat Vector Search Mulai Terbatas #
Embedding mengukur kemiripan semantik, bukan kebenaran faktual. Sebuah dokumen bisa terlihat relevan tetapi tetap bukan sumber yang tepat untuk menjawab pertanyaan tertentu.
2. Pola Multi-Agent #
Pisahkan workflow menjadi beberapa tanggung jawab:
3. Verifikasi Sebelum Generasi #
Dengan memisahkan evaluasi dari generasi, sistem memiliki kesempatan untuk menolak konteks yang lemah, mencari bukti tambahan, dan mengurangi jawaban yang tidak memiliki dukungan sumber.
Tujuan arsitektur multi-agent bukan membuat sistem semakin rumit. Tujuannya adalah memberi struktur pada proses reasoning agar dapat diuji, dipantau, dan diperbaiki.
Wawasan lain seputar engineering, AI, design, dan sistem digital.
Membangun Animasi GSAP yang Mulus di Next.js 14
Cara menjaga animasi berbasis scroll tetap responsif dengan menyelaraskan Lenis, GSAP ticker, React lifecycle, dan properti yang ramah rendering.
Warm Minimalism: Mengapa Brand Teknologi Mulai Terasa Lebih Manusiawi
Bagaimana ivory, vermilion, tipografi yang lebih hangat, dan motion yang tenang mengubah bahasa visual brand teknologi modern.
