Kembali ke semua artikel
AI
8 menit baca
2024-09-28

Melampaui RAG Sederhana: Merancang Workflow Multi-Agent yang Dapat Mengoreksi Diri

Mengapa vector search saja tidak selalu cukup, dan bagaimana memisahkan retrieval, evaluasi, dan generasi dapat menghasilkan sistem AI yang lebih dapat diandalkan.

Soraya Danendra
Soraya Danendra Head of AI · ALTIA DEV Studio
Melampaui RAG Sederhana: Merancang Workflow Multi-Agent yang Dapat Mengoreksi Diri

RAG sederhana bekerja dengan baik untuk pertanyaan langsung. Namun ketika sebuah tugas membutuhkan perbandingan angka, hubungan lintas dokumen, atau penyelesaian konflik antar-sumber, retrieval top-k mulai menunjukkan batasnya.

1. Saat Vector Search Mulai Terbatas #

Embedding mengukur kemiripan semantik, bukan kebenaran faktual. Sebuah dokumen bisa terlihat relevan tetapi tetap bukan sumber yang tepat untuk menjawab pertanyaan tertentu.

2. Pola Multi-Agent #

Pisahkan workflow menjadi beberapa tanggung jawab:

  • 1 Agent Retrieval: Mencari bukti dari database vektor, SQL, atau API live.
  • 2 Agent Evaluasi: Menilai relevansi dan menyaring bukti sebelum dikirim ke tahap sintesis.
  • 3 Agent Generasi: Menyusun jawaban berdasarkan bukti yang lolos verifikasi.
  • 3. Verifikasi Sebelum Generasi #

    Dengan memisahkan evaluasi dari generasi, sistem memiliki kesempatan untuk menolak konteks yang lemah, mencari bukti tambahan, dan mengurangi jawaban yang tidak memiliki dukungan sumber.

    Tujuan arsitektur multi-agent bukan membuat sistem semakin rumit. Tujuannya adalah memberi struktur pada proses reasoning agar dapat diuji, dipantau, dan diperbaiki.

    Menyukai artikel ini? Bagikan ke jejaring Anda:

    Bagikan Artikel